Berita

PTPN IV PalmCo Percepat Sertifikasi, 191 Unit Sudah Terapkan Sistem Manajemen K3

11 September 2026 55 menit lalu
Bagikan: f 𝕏 t

JAKARTA, GerbangBerita.com — PTPN IV PalmCo mempercepat penerapan berbagai standar manajemen dan keberlanjutan di seluruh wilayah operasional perusahaan. Hingga Agustus 2026, ratusan unit perkebunan dan pabrik kelapa sawit telah mengikuti sejumlah skema sertifikasi.

Data perusahaan mencatat, sebanyak 176 unit telah tersertifikasi ISO 9001 Sistem Manajemen Mutu, 143 unit ISO 14001 Sistem Manajemen Lingkungan, dan 191 unit menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).

Selain itu, terdapat tiga unit yang telah tersertifikasi ISO 22000 Sistem Manajemen Keamanan Pangan dan delapan unit ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan.

Pada aspek perkebunan berkelanjutan, PTPN IV PalmCo juga mempertahankan progres sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) yang mencakup 67 pabrik kelapa sawit (PKS) dan 124 kebun.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan sertifikasi tidak hanya ditujukan untuk memenuhi persyaratan administratif, tetapi diarahkan menjadi bagian dari sistem kerja perusahaan.

“Kami melihat sertifikasi sebagai bagian dari transformasi tata kelola. Standar yang diterapkan harus menjadi sistem kerja yang nyata, terintegrasi dalam operasional, dan mampu memastikan setiap proses berjalan secara konsisten, efisien, serta bertanggung jawab,” kata Jatmiko.

Berdasarkan capaian hingga Agustus 2026, realisasi ISO 9001 telah mencapai 85 persen dari target, ISO 14001 sebesar 69 persen, sedangkan penerapan SMK3 berdasarkan PP Nomor 50 Tahun 2012 mencapai 59 persen dari target.

Perusahaan menargetkan seluruh program sertifikasi Sistem Manajemen dapat mencapai 100 persen pada Desember 2026.

Direktur Strategi dan Sustainability PTPN IV PalmCo, Ugun Untaryo, mengatakan penerapan standar tersebut juga berkaitan dengan penguatan aspek lingkungan, sosial dan tata kelola atau ESG.

Menurut Ugun, perusahaan juga mendorong penerapan ekonomi sirkular melalui optimalisasi sumber daya dan pemanfaatan limbah kelapa sawit.

“Implementasi ekonomi sirkular juga menjadi bagian dari upaya kami menciptakan nilai dari setiap sumber daya yang dimiliki, termasuk melalui pemanfaatan limbah kelapa sawit,” ujar Ugun.

Untuk mengejar target sertifikasi, PTPN IV PalmCo masih menghadapi sejumlah pekerjaan, khususnya dalam proses sertifikasi RSPO. Di antaranya penyelesaian Land Use Change Analysis (LUCA) serta proses klarifikasi terhadap hasil review LUCA.

Perusahaan menyatakan percepatan sertifikasi akan terus diarahkan pada penguatan sistem manajemen mutu, lingkungan, K3, keamanan pangan dan pencegahan penyuapan. Program tersebut juga mencakup sertifikasi RSPO dan PROPER.

Langkah tersebut ditargetkan memperkuat kepatuhan dan tata kelola operasional PTPN IV PalmCo sekaligus meningkatkan penerapan praktik perkebunan yang lebih terukur dan berkelanjutan.

Reporter : Imam

Bagikan: f 𝕏 t

Berita Terbaru