Pemkot Surabaya Siapkan Intervensi Sosial dan Ekonomi untuk Kampung Kunti Bebas Narkoba
SURABAYA, GerbangBerita.com — Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan intervensi sosial dan ekonomi untuk mengubah kawasan Jalan Kunti yang selama ini mendapat stigma sebagai kampung narkoba menjadi lingkungan bebas narkoba.
Langkah tersebut dilakukan setelah penggerebekan di kawasan Jalan Kunti pada Rabu (14/10/2026) mengamankan 19 orang. Dari jumlah itu, 17 orang diduga menggunakan narkoba, sedangkan dua lainnya tidak menggunakan narkoba.
Berdasarkan hasil asesmen Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya, sebanyak 17 orang tersebut menjalani program rehabilitasi.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya, Ahmad Zaini, mengatakan pemerintah kota berkomitmen melibatkan masyarakat untuk mewujudkan kawasan tersebut sebagai Kampung Bersih Narkoba atau Kampung Bersinar.
“Pak Wali Kota berkomitmen bersama masyarakat untuk menjadikan kampung di kawasan Jalan Kunti sebagai kampung yang bebas narkoba atau Kampung Bersinar,” kata Zaini di Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Jumat (16/10/2026).
Menurut Zaini, langkah penanganan sudah dimulai sejak Jumat pagi setelah operasi penggerebekan selesai. Tim gabungan diterjunkan untuk memetakan kebutuhan masyarakat, termasuk jenis pelatihan yang dapat membantu meningkatkan perekonomian warga.
Pemkot Surabaya menyiapkan sejumlah program pemberdayaan melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program tersebut mencakup pendampingan usaha dan pelatihan sesuai kebutuhan masyarakat setempat.
Penguatan ekonomi dinilai menjadi bagian penting dalam upaya mengubah kondisi lingkungan. Pemerintah tidak hanya melakukan penanganan terkait narkoba, tetapi juga mendorong warga memiliki kegiatan produktif dan peluang usaha.
Program tersebut juga menyasar generasi muda di lingkungan RT dan RW setempat, termasuk Karang Taruna dan Gen Z.
Zaini mengatakan Pemkot Surabaya telah menyiapkan dana khusus bagi generasi muda agar dapat mengembangkan kegiatan yang bermanfaat sesuai minat dan kemampuan mereka. Dukungan diberikan melalui bantuan pendanaan dan pelatihan.
“Kami melibatkan RT, RW, hingga Karang Taruna atau generasi muda. Pemerintah Kota Surabaya telah menyiapkan dana khusus agar Gen Z dapat menggunakan sesuai dengan keinginan dan kemampuan warga setempat. Kami membantu mulai dari pemberian dana hingga pelatihan,” ujarnya.
Melalui langkah tersebut, Pemkot Surabaya berharap perubahan di Jalan Kunti tidak berhenti pada penindakan narkoba. Pemberdayaan ekonomi dan keterlibatan masyarakat diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan yang lebih aman serta mencegah penyalahgunaan narkoba terulang.
Reporter : Diky A