Jawa Timur

Materi Promosi Zona Club Disorot, Polrestabes Surabaya Periksa Keaslian Foto

12 September 2026 1 bulan lalu
Bagikan: f 𝕏 t

SURABAYA, GerbangBerita.com — Materi promosi yang diduga berkaitan dengan Zona Club One Stop Entertainment di Surabaya menjadi perhatian setelah beredar di masyarakat. Pamflet tersebut menampilkan sejumlah perempuan dengan pakaian dan atribut yang secara visual menyerupai seragam anggota Polri.

Dalam materi yang beredar, terlihat enam perempuan mengenakan pakaian yang tampak menyerupai seragam dinas kepolisian. Penampilan itu juga terlihat dilengkapi sejumlah atribut, termasuk tanda pangkat dan nama.

Perhatian publik bertambah karena pada bagian atas pamflet terdapat logo Polri dan semboyan “Melindungi, Mengayomi, Melayani”. Pada bagian lain terlihat gambar bendera Merah Putih dengan tulisan “Presisi Untuk Negeri”.

Penggunaan visual yang menyerupai atribut institusi kepolisian dalam materi promosi tersebut kemudian memunculkan pertanyaan mengenai asal-usul dan keaslian materi, termasuk apakah benar digunakan untuk kepentingan promosi tempat hiburan malam tersebut.

Namun, Polrestabes Surabaya belum memastikan keaslian materi yang beredar maupun identitas orang-orang yang tampil di dalamnya.

Kasihumas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto mengatakan, berdasarkan pemeriksaan sementara, belum ditemukan informasi yang menunjukkan bahwa perempuan dalam materi tersebut merupakan anggota Polri.

“Terima kasih atas informasi yang disampaikan. Menanggapi gambar atau materi yang tersebar tersebut, berdasarkan pemeriksaan sementara, tidak ditemukan bukti bahwa sosok yang muncul dalam materi tersebut adalah anggota Polri,” ujar Hadi dalam keterangannya, Sabtu, 12 September 2026.

Polisi, kata Hadi, masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan apakah materi tersebut merupakan gambar asli atau telah mengalami perubahan secara digital.

Pemeriksaan juga mencakup kemungkinan materi tersebut dibuat atau dimodifikasi dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

“Saat ini kami masih memeriksa lebih lanjut untuk memastikan apakah materi tersebut asli atau tidak, termasuk kemungkinan gambar tersebut sudah diubah menggunakan cara digital atau dibuat dengan bantuan teknologi AI,” ujarnya.

Karena proses pemeriksaan masih berlangsung, Polrestabes Surabaya belum menyimpulkan bahwa gambar tersebut merupakan bukti nyata adanya penggunaan seragam dan atribut Polri oleh orang-orang yang tampil dalam materi promosi tersebut.

“Kami belum bisa menyatakan bahwa gambar tersebut adalah bukti nyata seseorang yang benar-benar memakai seragam Polri atau bahwa sudah terjadi penggunaan seragam atau atribut Polri seperti yang diceritakan,” kata Hadi.

Polrestabes Surabaya mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan hanya berdasarkan materi visual yang beredar.

Keaslian gambar, konteks pembuatannya, serta identitas orang-orang yang tampil di dalamnya masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.

Dengan demikian, sampai ada hasil pemeriksaan yang lebih jelas, materi tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya keterlibatan anggota Polri ataupun penggunaan atribut kepolisian sebagaimana yang dipersepsikan dari gambar yang beredar.

Reporter : Diky A

Bagikan: f 𝕏 t

Berita Terbaru