Berita

BEMSI Kerakyatan Jambi Soroti Isu Eksploitasi Sumber Daya dan Ruang Hidup Rakyat

15 Mei 2026 2 jam lalu
Bagikan: f 𝕏 t

JAMBI, Gerbangberita.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEMSI) Kerakyatan Jambi menggelar kegiatan konsolidasi dan diskusi publik terkait isu lingkungan, investasi, serta ruang hidup masyarakat di Jambi dan Papua, belum lama ini.

Kegiatan yang dihadiri mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat tersebut membahas dampak eksploitasi sumber daya alam, pembangunan industri, serta kebijakan investasi yang dinilai memengaruhi kehidupan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Koordinator daerah BEMSI Kerakyatan Jambi dalam orasinya menyampaikan kritik terhadap berbagai kebijakan yang dianggap belum sepenuhnya berpihak kepada rakyat, khususnya terkait pengelolaan sumber daya alam dan pembangunan industri ekstraktif.

Menurutnya, masyarakat perlu memiliki kesadaran kritis terhadap berbagai persoalan lingkungan dan sosial yang terjadi di daerah.

“Kita tidak boleh hanya menjadi penonton ketika terjadi kerusakan lingkungan atau persoalan yang berdampak pada masyarakat. Mahasiswa dan rakyat harus berani menyuarakan aspirasi secara kritis dan konstitusional,” ujarnya dalam forum tersebut.

Dalam diskusi itu, BEMSI Kerakyatan Jambi juga menyinggung persoalan yang terjadi di Papua. Mereka menilai isu eksploitasi sumber daya alam dan konflik ruang hidup masyarakat perlu menjadi perhatian bersama, termasuk di daerah lain seperti Jambi.

Selain itu, mereka menyoroti pembangunan stockpile batu bara serta aktivitas industri yang dianggap berpotensi menimbulkan dampak lingkungan dan sosial apabila tidak diawasi secara ketat.

Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk nonton bareng dan diskusi rakyat yang berlangsung secara santai sebagai upaya memperkuat solidaritas antarmahasiswa dan masyarakat.

BEMSI Kerakyatan Jambi menegaskan bahwa penyampaian aspirasi harus tetap dilakukan secara damai, sesuai konstitusi, dan mengedepankan kepentingan masyarakat luas.

Mereka berharap pemerintah dan pihak terkait dapat lebih terbuka dalam mendengarkan aspirasi masyarakat terkait pengelolaan sumber daya alam, pembangunan daerah, serta perlindungan lingkungan hidup.

Reporter : Rio Jodiansyah

Bagikan: f 𝕏 t

Berita Terbaru