Bambang Setiawan Tewas Usai Kericuhan Demo, PP SEMMI Desak Polisi Usut Tuntas
JAKARTA, GerbangBerita.com – Pengurus Pusat Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PP SEMMI) menyampaikan duka cita atas tewasnya Bambang Setiawan (60), warga Pejompongan, Jakarta Pusat, yang disebut menjadi korban dugaan pengeroyokan oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) setelah kericuhan demonstrasi.
Ketua Umum PP SEMMI, Zulhadi Ariza, menyatakan keprihatinan atas peristiwa yang menimpa Bambang. PP SEMMI juga telah mengirimkan pengurus untuk hadir di rumah duka sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga korban.
PP SEMMI mendesak kepolisian mengusut tuntas dugaan penganiayaan tersebut, termasuk mengungkap kronologi peristiwa dan penyebab tewasnya Bambang.
“Kami meminta kepolisian bergerak cepat dan transparan untuk mengungkap peristiwa ini serta memproses pihak yang terbukti terlibat sesuai hukum,” ujar Zulhadi dalam keterangannya.
Selain mendesak pengusutan, PP SEMMI mengecam segala bentuk kekerasan dan pengeroyokan di ruang publik yang dapat mengakibatkan jatuhnya korban dari kalangan masyarakat sipil.
Menurut Zulhadi, proses penyelidikan harus dilakukan secara profesional dan transparan agar fakta mengenai peristiwa yang menimpa Bambang dapat terungkap.
PP SEMMI juga menyatakan komitmennya untuk mengawal perkembangan penanganan kasus tersebut bersama elemen masyarakat dan organisasi kepemudaan (OKP) lainnya.
“Kami akan terus mengawal penanganan kasus hukum ini sampai pihak yang terbukti melakukan perbuatan tersebut mempertanggungjawabkannya di hadapan hukum,” katanya.
Desakan tersebut kembali disampaikan PP SEMMI setelah sebelumnya menyampaikan sikap serupa dalam konferensi pers pada Selasa, 25 Agustus 2026.
PP SEMMI berharap aparat kepolisian segera mengungkap fakta dalam perkara tersebut dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan. (*)