Palembang

Sumselupdate.com Gandeng Suara.com, Wartawan dan Mahasiswa Dilatih Kuasai AI

7 November 2026 21 detik lalu
Bagikan: f 𝕏 t

PALEMBANG, GerbangBerita.com – Sumselupdate.com bekerja sama dengan Suara.com menggelar pelatihan dan lokakarya pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) bagi wartawan dan mahasiswa di Palembang. Pada Jumat (6/11/2026).

Kegiatan ini membekali peserta dengan kemampuan menggunakan teknologi AI untuk mendukung riset berita, pengolahan data hingga produksi video dan konten media sosial.

Pelatihan tersebut digelar sebagai respons terhadap perkembangan teknologi digital yang semakin memengaruhi industri media. Peserta tidak hanya diperkenalkan pada berbagai perangkat AI, tetapi juga diajak memahami penerapannya dalam proses kerja jurnalistik.

Redaktur Eksekutif Suara.com, Rendy Adrikni Sadikin, yang menjadi pemateri menjelaskan bahwa jurnalis perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar mampu meningkatkan kemampuan dan efektivitas kerja.

Menurut Rendy, pemanfaatan AI tidak terbatas pada penyusunan tulisan. Teknologi tersebut juga dapat membantu wartawan mencari ide, melakukan riset, mengolah data, membuat infografis, menyusun draf berita hingga memproduksi video.

Sejumlah perangkat yang diperkenalkan dalam pelatihan tersebut di antaranya Gemini, Pinpoint, Google Flow dan NotebookLM.

Melalui Gemini, peserta mempelajari teknik menyusun perintah atau prompt agar hasil yang diberikan AI sesuai kebutuhan. Materi juga mencakup fitur Deep Research, Gems Manager dan Gemini Canvas untuk membantu pengembangan ide, pencarian informasi serta penyusunan bahan tulisan.

Peserta turut diperkenalkan dengan Pinpoint, perangkat yang dapat membantu menelusuri dan menganalisis kumpulan dokumen dalam jumlah besar. Fitur ini dapat dimanfaatkan untuk mencari informasi dari dokumen, gambar, rekaman audio, arsip email dan berkas PDF.

Sementara Google Flow diperkenalkan sebagai perangkat untuk mengembangkan materi visual berbasis AI, termasuk membantu proses pembuatan konsep video. Adapun NotebookLM digunakan untuk mengolah dan memahami informasi berdasarkan sumber yang dimasukkan pengguna.

Berbagai perangkat tersebut dinilai dapat membantu pekerjaan teknis dan mempercepat proses pengolahan bahan pemberitaan. Meski demikian, hasil yang dihasilkan AI tetap membutuhkan pemeriksaan dan penilaian manusia sebelum digunakan sebagai materi publikasi.

Edwar Heryadi: AI Tidak Menggantikan Tanggung Jawab Wartawan

Ketua Panitia sekaligus Owner Sumselupdate.com, Edwar Heryadi, menegaskan bahwa perkembangan AI harus disikapi dengan meningkatkan kompetensi, tanpa mengabaikan prinsip dasar jurnalistik.

Edwar, yang juga merupakan salah satu dari tujuh penguji Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Pusat dari Sumatera Selatan, mengatakan AI dapat membantu meningkatkan produktivitas dan kreativitas insan pers. Namun, teknologi tersebut tidak boleh menggantikan peran wartawan dalam mencari, memeriksa dan mempertanggungjawabkan informasi.

Menurutnya, akurasi, integritas, independensi dan tanggung jawab jurnalistik harus tetap menjadi landasan dalam setiap pemberitaan.

Ia berharap peserta mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk memperkuat proses riset, meningkatkan kualitas liputan serta mengembangkan konten digital yang bermanfaat bagi masyarakat.

Pelatihan tersebut juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan membangun kolaborasi antara insan media dan kalangan akademisi dalam menghadapi perubahan industri informasi.

Mahasiswa Nilai AI Penting untuk Kegiatan Akademik

Kegiatan ini mendapat perhatian dari kalangan mahasiswa. Neville Marcello dari AIESEC Universitas Sriwijaya (Unsri) menilai pemanfaatan AI semakin dibutuhkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari, terutama dalam mendukung kegiatan akademik.

“Untuk saat ini, sebagai mahasiswa, sangat memerlukan AI di kegiatan sehari-hari,” ujarnya.

Melalui pelatihan tersebut, Sumselupdate.com dan Suara.com mendorong wartawan serta mahasiswa agar tidak hanya mengenal teknologi AI, tetapi juga memahami cara menggunakannya secara tepat.

Bagi wartawan, AI dapat dimanfaatkan untuk membantu pekerjaan teknis sehingga waktu dan tenaga lebih banyak diarahkan pada peliputan, wawancara, verifikasi fakta serta pendalaman informasi.

Namun, penggunaan AI dalam produksi berita tetap harus berada di bawah kendali manusia. Pemeriksaan fakta, keberimbangan informasi, perlindungan narasumber dan kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik tidak dapat diserahkan sepenuhnya kepada teknologi.

Penguasaan AI pada akhirnya bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman, melainkan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kerja jurnalistik dan menghasilkan informasi yang akurat, terpercaya serta bertanggung jawab kepada publik. (*)

Bagikan: f 𝕏 t

Berita Terbaru