OKI

Posyandu di OKI Sekarang Bisa Terima Keluhan Warga, Bukan Cuma Timbang Anak

6 November 2026 2 menit lalu
Bagikan: f 𝕏 t

KAYUAGUNG – Warga di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sekarang bisa lapor macam-macam ke kader Posyandu. Tidak hanya soal anak sakit atau timbang balita lagi, tapi juga soal kebutuhan lain di kampung.

Pemkab OKI memang sedang memperluas tugas Posyandu. Kader diminta membantu mendata apa yang dibutuhkan warga di enam bidang pelayanan dasar. Mulai dari pendidikan, kesehatan, jalan dan pekerjaan umum, perumahan, ketenteraman, sampai bantuan sosial.

Jadi, Posyandu diharapkan jadi tempat pertama warga mengadu. Kader yang mencatat masalahnya, kader yang menyampaikan ke pemerintah desa dan dinas terkait.

Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, mengatakan perubahan ini butuh kerja sama semua dinas. Posyandu tidak bisa jalan sendiri.

“Kader itu yang paling tahu kondisi di lapangan, karena mereka yang tiap hari ketemu warga,” ujar Muchendi.

Muchendi juga menegaskan, kader bukan yang memutuskan kebijakan. Tugas kader hanya membantu mendata, memberi edukasi, dan menyalurkan aspirasi warga. Soal keputusan dan anggaran, tetap di tangan pemerintah daerah lewat dinas masing-masing.

Agar program ini jalan, Muchendi meminta camat dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan segera konsolidasi sampai ke tingkat desa dan kelurahan. Kepengurusan harus aktif, rencana kerja jelas, dan pembagian tugas dipahami semua pihak.

Pemkab juga akan mendata ulang seluruh Posyandu di OKI. Berapa jumlahnya, berapa kader yang masih aktif, bagaimana kondisi gedung dan peralatannya, dan apa saja yang masih kurang. Pemerintah desa dan kelurahan diminta ikut mendukung, termasuk lewat fasilitas dan anggaran kegiatan.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten OKI, Ike Meilina Muchendi, menambahkan, keberhasilan program ini tergantung pada tiga hal. Yakni koordinasi antar dinas, kemampuan kader yang terus ditingkatkan, dan dukungan anggaran.

Menurut Ike, setiap dinas yang menangani enam bidang pelayanan dasar itu harus memasukkan dukungan untuk Posyandu ke dalam programnya. Dengan begitu, data yang dikumpulkan kader tidak berhenti jadi laporan saja, tapi benar-benar ditindaklanjuti dengan program yang tepat. (*)

Bagikan: f 𝕏 t

Berita Terbaru