Rekonsiliasi FKB–PMKGS, KNPI Kalapanunggal Tekankan Persatuan untuk Stabilitas dan Kemajuan
KALAPANUNGGAL, Gerbangberita.com – Upaya rekonsiliasi antara Forum Kalapanunggal Bersatu (FKB) dan Paguyuban Masyarakat Kaki Gunung Salak (PMKGS) menjadi momentum penting dalam meredam dinamika yang sempat berkembang di tengah masyarakat. Pertemuan tersebut menegaskan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas serta mendorong kemajuan wilayah secara kolektif.
Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Kalapanunggal, Hendri, mengajak seluruh organisasi kepemudaan (OKP) dan organisasi kemasyarakatan (ormas) untuk memperkuat persatuan dan menghindari perpecahan.
“Perbedaan tidak boleh menjadi alasan perpecahan. Kritik bukan ancaman, melainkan bagian dari upaya perbaikan. Rekonsiliasi ini diharapkan menjadi titik awal untuk membangun kerja sama yang lebih baik,” ujar Hendri dalam kegiatan tersebut.
Ia menilai, persatuan menjadi faktor penting dalam menghadapi berbagai tantangan sosial dan pembangunan di wilayah Kalapanunggal. Karena itu, ia mendorong agar rekonsiliasi tidak berhenti pada simbolis, tetapi diikuti langkah konkret.
KNPI, lanjut Hendri, berkomitmen mendorong konsolidasi antar elemen masyarakat guna menciptakan kondisi yang harmonis dan kondusif. Ia juga mengingatkan agar perbedaan pandangan yang terjadi sebelumnya dapat dijadikan pembelajaran bersama.
“Yang terpenting adalah bagaimana seluruh elemen tetap fokus pada kepentingan masyarakat luas, khususnya dalam mendorong kesejahteraan dan keadilan sosial,” tambahnya.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (22/4/2025) pukul 09.30–12.00 WIB itu dihadiri sekitar 100 peserta dari berbagai unsur. Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Camat Kalapanunggal, Kapolsek Kalapanunggal, perwakilan Danramil melalui Babinsa Desa Kalapanunggal, Ketua APDESI Kalapanunggal, Kepala Desa Pulosaro, Ketua Karang Taruna, perwakilan Star Energy Ltd, serta jajaran pengurus FKB dan PMKGS.
Selain sebagai forum rekonsiliasi, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk membahas penguatan struktur organisasi FKB agar lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Rekonsiliasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antar elemen masyarakat. Dengan sinergi yang terbangun, pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Kalapanunggal diharapkan dapat terwujud. (Agus Yusuf)