Sumatera Utara

ISARAH Medan dan Kanim Polonia Perkuat Sinergi Cegah TPPO ke Kamboja, Bahas Edukasi Paspor

4 September 2026 6 hari lalu
Bagikan: f 𝕏 t

MEDAN – GerbangBerita.com – Pengurus Daerah Ikatan Sarjana Al Washliyah (PD ISARAH) Kota Medan melakukan audiensi dengan Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I TPI Polonia, Jumat (4/9/2026).

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi kedua pihak, terutama dalam memberikan edukasi keimigrasian kepada masyarakat, mencegah tindak pidana perdagangan orang (TPPO), serta membuka peluang kerja sama di bidang pendidikan internasional.

Rombongan PD ISARAH Kota Medan dipimpin Ketua Zuhri Arif, S.H., M.H. Turut hadir Bendahara Munawar, S.Pd., Wakil Ketua Muhajir Anshori Situmorang, S.Pd., M.Pd., Wakil Ketua Ichpa Zulfansyah, S.Ag., M.Si., serta jajaran pengurus Dian Dhika, S.Ag., M.P., dan Faisal Azhari Baldan Panjaitan, S.P., M.P.

Kedatangan rombongan disambut Kepala Kanim Kelas I TPI Polonia, Ridha Sah Putra, bersama jajaran di ruang kerjanya.

Dalam audiensi tersebut, kedua pihak membahas sejumlah persoalan yang dinilai penting untuk mendapat perhatian bersama. Salah satunya terkait upaya pencegahan TPPO dan keberangkatan masyarakat secara nonprosedural ke luar negeri.

Kamboja menjadi salah satu perhatian dalam pembahasan tersebut, mengingat adanya kerentanan anak muda usia produktif untuk terjebak dalam tawaran pekerjaan ke luar negeri yang tidak sesuai prosedur.

Karena itu, edukasi mengenai prosedur keberangkatan ke luar negeri, dokumen perjalanan, serta risiko tawaran pekerjaan ilegal dinilai penting agar masyarakat, khususnya generasi muda, dapat lebih berhati-hati.

Selain persoalan TPPO, audiensi juga membahas kebutuhan mahasiswa yang akan mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional.

ISARAH Medan dan Kanim Polonia mendiskusikan mekanisme serta tata cara pengurusan paspor bagi mahasiswa yang akan mengikuti kegiatan tersebut.

Pembahasan kemudian berkembang pada peluang kerja sama di bidang pendidikan, termasuk sosialisasi mengenai sekolah kedinasan atau pendidikan taruna bagi siswa tingkat SMA.

Sebagai tindak lanjut audiensi, kedua pihak berencana menggelar Focus Group Discussion (FGD) Keimigrasian. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang edukasi bagi masyarakat mengenai berbagai persoalan keimigrasian.

Materi yang akan dibahas antara lain prosedur pembuatan paspor, ketentuan izin tinggal, serta berbagai isu keimigrasian yang berkembang dan perlu diketahui masyarakat.

Ketua PD ISARAH Kota Medan, Zuhri Arif, mengapresiasi sambutan yang diberikan jajaran Kanim Kelas I TPI Polonia.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Ridha Sah Putra beserta seluruh jajaran atas sambutan yang luar biasa. Kami berharap silaturahmi ini tidak berhenti di sini, melainkan menjadi pijakan awal kolaborasi yang nyata dan berkelanjutan antara ISARAH Medan dan Kanim Polonia,” ujar Zuhri.

Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya sebatas kegiatan seremonial, tetapi dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang membutuhkan pemahaman mengenai aturan keimigrasian dan prosedur bekerja maupun belajar di luar negeri.

Audiensi ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan secara simbolis dari PD ISARAH Kota Medan kepada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia.

Piagam tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keterbukaan dan dukungan Kanim Polonia dalam membangun kemitraan dengan organisasi masyarakat dan kalangan akademisi.

Reporter : Imam

Bagikan: f 𝕏 t

Berita Terbaru