Insiden MBG Sidoarjo Memanas, BGN Suspend SPPG Talangangin 30 Hari dan Usulkan Pencopotan Kepala SPPG
JAKARTA, GerbangBerita.com — Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas menyusul insiden keamanan pangan yang berdampak pada penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sidoarjo.
SPPG Talangangin, Kalitengah, Sidoarjo, dijatuhi suspend berat selama 30 hari. Tak hanya itu, BGN juga mengusulkan pencopotan sekaligus pergantian Kepala SPPG tersebut.
Langkah itu dilakukan BGN sebagai bagian dari penanganan dan evaluasi terhadap insiden yang terjadi di lingkungan penerima manfaat MBG.
Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sumedana, menegaskan investigasi bersama Dinas Kesehatan masih berjalan untuk mengungkap penyebab insiden.
“Yang pertama adalah melakukan tindakan investigasi dengan Dinas Kesehatan terkait. Hasilnya nanti akan kita umumkan apa yang menyebabkan terjadinya keracunan. Kemudian kami juga melakukan suspend berat selama 30 hari terhadap SPPG, Talangangin, Kalitengah,” kata Ketut, Rabu (2/9).
Menurut Ketut, sanksi tidak berhenti pada penghentian sementara operasional. BGN juga mengambil langkah internal terhadap pimpinan SPPG.
“Kami juga mengusulkan kepada Kepala SPPG tersebut untuk dilakukan pencopotan sekaligus pergantian,” ujarnya.
BGN belum menyimpulkan penyebab insiden tersebut. Lembaga itu menegaskan pemeriksaan dan investigasi masih berlangsung sehingga faktor penyebabnya baru dapat diketahui setelah seluruh proses selesai.
Sejak insiden terjadi, BGN telah melakukan komunikasi dengan kepala daerah serta pimpinan MA dan MTs Manbaul Hikam Putat.
Di tengah proses investigasi, BGN menyatakan keselamatan penerima manfaat menjadi prioritas. Penanganan terhadap anak-anak yang masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit menjadi fokus utama.
“Selanjutnya pada saat ini, kita akan fokus dengan melakukan penyelamatan bagaimana kesehatan dari anak-anak kita ini di beberapa rumah sakit. Ini yang kita utamakan,” pungkas Ketut.
Dengan pemberian suspend berat dan usulan pergantian Kepala SPPG, BGN memastikan pengelolaan SPPG Talangangin menjadi bagian dari evaluasi serius setelah insiden keamanan pangan tersebut.
BGN menyatakan hasil investigasi mengenai penyebab insiden akan diumumkan setelah pemeriksaan bersama pihak terkait selesai dilakukan. (*)