GPIE Apresiasi BNNP Sumut Gagalkan Peredaran 92 Kg Ganja Jalur Aceh-Medan
JAKARTA, GerbangBerita.com — Gerakan Prabowo Indonesia Emas (GPIE) mengapresiasi kinerja Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP Sumut) yang menggagalkan dugaan peredaran 92 kilogram ganja dari Aceh menuju Medan.
Apresiasi tersebut disampaikan Azaruddin Panjaitan. Ia menilai pengungkapan tersebut menunjukkan upaya aparat dalam memutus jalur peredaran narkotika lintas provinsi.
“GPIE mengapresiasi kinerja Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Tatar Nugroho bersama seluruh jajaran. Pengungkapan 92 kilogram ganja ini menunjukkan keseriusan dalam memberantas peredaran narkotika,” ujar Azaruddin.
Berdasarkan informasi yang disampaikan, pengungkapan berawal dari adanya informasi mengenai pengiriman ganja dari Kabupaten Gayo Lues, Aceh, menuju Kota Medan pada 28 Juli 2026.
Dalam operasi tersebut, petugas BNNP Sumut mengamankan dua orang yang diduga terlibat sebagai kurir dan penerima barang.
Azaruddin berharap keberhasilan tersebut diikuti dengan penguatan dukungan pemerintah terhadap BNN, terutama dalam menjalankan tugas pemberantasan dan pencegahan narkotika.
Menurut dia, tingginya risiko dalam penanganan jaringan narkotika perlu diimbangi dengan dukungan terhadap personel, baik melalui kesejahteraan maupun fasilitas penunjang tugas.
“Kalau kita ingin pemberantasan narkotika dilakukan secara maksimal, maka kesejahteraan dan tunjangan personel BNN juga perlu mendapat perhatian,” katanya.
Ia juga mendorong pemerintah memperkuat dukungan anggaran operasional, sarana dan prasarana, serta teknologi yang digunakan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika.
“GPIE berharap pemerintah terus memperkuat BNN, baik dari sisi anggaran, fasilitas maupun kesejahteraan personelnya. Dengan dukungan yang memadai, upaya pemberantasan jaringan narkotika dapat semakin optimal,” ujar Azaruddin.
Reporter : Imam