Palembang

Pemkot Palembang Dorong 44 BLUD Kesehatan Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan

2 September 2026 1 minggu lalu
Bagikan: f 𝕏 t

PALEMBANG, GerbangBerita.com — Pemerintah Kota Palembang meminta seluruh Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) bidang kesehatan meningkatkan kinerja dan memperkuat tata kelola agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik.

Hal itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi BLUD Kota Palembang Tahun 2026 yang diikuti 44 BLUD, terdiri dari 42 puskesmas serta dua rumah sakit umum daerah (RSUD), yakni RSUD Bari dan RSUD Gandus.

Rakor tersebut dibuka Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Palembang, Sulaiman Amin.

Sulaiman mengatakan pelayanan kesehatan menjadi salah satu fokus Pemkot Palembang. Karena itu, setiap BLUD diminta memastikan pelayanan yang diberikan benar-benar memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Pelayanan kesehatan menjadi sebuah fokus utama untuk membantu masyarakat. Apa yang dilakukan bapak dan ibu kepada masyarakat harus menunjukkan yang terbaik,” kata Sulaiman.

Menurutnya, peningkatan pelayanan kesehatan juga menjadi bagian dari program Palembang Sehat.

Untuk menjalankan fungsi tersebut, BLUD diminta menerapkan praktik bisnis yang sehat serta memperkuat manajemen organisasi. Pengelolaan itu harus diarahkan pada pelayanan yang bermutu, berkelanjutan dan mampu merespons kebutuhan masyarakat.

Sulaiman juga meminta BLUD lebih cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat.

“Peran BLUD sangat strategis sehingga perlu adanya peningkatan kinerja. Selain itu, BLUD dituntut untuk mampu merespons secara cepat dan tepat terhadap keinginan dan keluhan masyarakat,” ujarnya.

Selain pelayanan, BLUD diminta terus melakukan inovasi dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM).

44 BLUD di Kota Palembang

Saat ini terdapat 44 BLUD bidang kesehatan di Kota Palembang. Rinciannya 42 puskesmas dan dua RSUD, yaitu RSUD Bari dan RSUD Gandus.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemkot Palembang berharap seluruh BLUD dapat memperbaiki pelaksanaan kebijakan sekaligus memperkuat tata kelola organisasi.

Sulaiman menekankan pengelolaan BLUD harus memperhatikan asas keadilan, kepatutan dan manfaat, termasuk dalam pengelolaan sumber daya manusia.

Pemkot Palembang berharap penguatan tata kelola tersebut berdampak langsung pada kualitas pelayanan kesehatan yang diterima masyarakat. (*)

Bagikan: f 𝕏 t

Berita Terbaru