Kondisi SD Negeri 30 Lahat Memprihatinkan, Satu Ruang Kelas Rusak Berat dan Tak Digunakan
LAHAT, Gerbangberita.com – Kondisi sarana dan prasarana di SD Negeri 30 Lahat dinilai memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Lahat. Berdasarkan pantauan di lapangan pada Sabtu (9/5/2026), terdapat satu ruang kelas yang mengalami kerusakan berat sehingga tidak lagi digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Kerusakan yang ditemukan meliputi atap bocor, plafon ambruk, dinding retak, hingga kondisi lantai dan lapangan sekolah yang mengalami keretakan. Selain itu, fasilitas penunjang pendidikan seperti sanitasi, perlengkapan belajar, serta sarana ibadah juga dinilai belum memadai.
Pantauan di lokasi menunjukkan ruang kelas yang rusak berat memiliki plafon amblas akibat kayu penyangga yang sudah lapuk. Beberapa ruangan lain juga mengalami kerusakan serupa karena kondisi rangka plafon yang rapuh. Saat hujan turun, air masuk ke dalam ruangan dan menggenangi area belajar sehingga mengganggu aktivitas siswa dan guru.
Selain kondisi bangunan, fasilitas pendidikan lainnya juga dinilai terbatas. Sejumlah buku pelajaran dan alat peraga pendidikan terlihat sudah usang dan rusak. Saluran air yang tersumbat juga menyebabkan area sekolah becek ketika hujan.
Wali Kelas V Susi, mewakili Kepala SD Negeri 30 Lahat, Mashannudin S.Pd., SD., M.Pd., mengatakan ruang kelas IV sudah tidak digunakan selama beberapa tahun terakhir karena dikhawatirkan membahayakan keselamatan siswa dan tenaga pendidik.
“Ruang kelas IV sudah lama tidak dipakai karena kondisinya rusak berat. Saat hujan, atap bocor dan plafon berisiko jatuh sehingga dikhawatirkan membahayakan guru maupun siswa,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kerusakan tersebut telah terjadi sejak beberapa tahun lalu dan hingga kini belum mendapatkan perbaikan menyeluruh. Menurutnya, ketika hujan turun, air dari lantai atas mengalir ke ruangan lain sehingga proses belajar mengajar menjadi terganggu.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat, Niel Aldrin SE., M.AP., telah dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait kondisi bangunan sekolah tersebut serta langkah penanganan yang akan dilakukan pemerintah daerah.
Namun hingga berita ini ditayangkan, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat belum memberikan tanggapan resmi.
Reporter: Herawan