Transformasi Digital UMKM: Kisah Sukses Depot Yamie Ayam
KUTOARJO, GerbangBerita.com – Di tengah tren pembayaran digital yang makin masif di Purworejo, pelaku UMKM dituntut adaptif. Hal ini dibuktikan oleh Ibu Lili, pemilik Depot Yamie Ayam Anugerah yang kini hampir 80% transaksinya menggunakan pembayaran non-tunai.
Depot yang berlokasi di Jalan Senepo Tengah No. 51, Kutoarjo ini menjadi salah satu contoh sukses digitalisasi UMKM binaan BRI Branch Office Kutoarjo. Sejak Februari 2026, Ibu Lili resmi menggunakan QRIS BRI.
Bagi Ibu Lili, keputusan beralih ke QRIS bukan sekadar ikut tren. Ada dua masalah utama yang langsung selesai: repotnya menyiapkan uang kembalian dan sulitnya rekap penjualan harian.
“Dulu kalau rame, pusing ngitung kembalian. Sekarang pelanggan tinggal scan, saya tinggal cek mutasi di HP. Praktis banget,” ujar Ibu Lili saat ditemui di depotnya, Minggu (26/10/2026).
Pelanggan Makin Betah Bayar Non-Tunai
Menurut pantauan GerbangBerita di lokasi, mayoritas pelanggan Depot Yamie Ayam Anugerah adalah anak muda dan pegawai yang memang sudah terbiasa dengan mobile banking. Mereka mengaku lebih nyaman tidak perlu membawa uang cash.
“Respons pelanggan cukup baik, karena mereka merasa lebih mudah dan praktis saat membayar. Jangan takut untuk mencoba transaksi digital, karena sekarang penggunaannya mudah dan praktis,” tambah Ibu Lili.
Dorong Ekonomi Digital di Kutoarjo
Branch Office Head BRI Kutoarjo, Tri Suseno, mengatakan kisah Ibu Lili adalah bukti nyata komitmen BRI Region 11/Yogyakarta dalam mendorong ekosistem digital. Pihaknya mencatat adopsi QRIS di wilayah Kutoarjo naik signifikan sepanjang 2026.
“BRI terus mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan layanan digital, seperti QRIS BRI, agar transaksi usaha menjadi lebih praktis, cepat, dan efisien. Kami melihat perkembangan penggunaan layanan digital di wilayah Kutoarjo cukup baik,” jelas Tri Suseno.
Ia juga mengingatkan pentingnya keamanan transaksi. BRI Kutoarjo terus mengedukasi nasabah untuk tidak membagikan PIN, password, dan kode OTP kepada siapapun yang mengatasnamakan BRI.
Ke depan, BRI berharap semakin banyak pelaku UMKM di Purworejo dan sekitarnya yang go-digital untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi lokal.
(Redaksi GerbangBerita)