Politik

Jelang Pilkades Karang Satria, Evick Ajak Warga Pilih Calon Kades Berintegritas dan Berpengalaman

9 September 2026 1 hari lalu
Bagikan: f 𝕏 t

BEKASI, GerbangBerita.com — Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bekasi akan menjadi momentum bagi masyarakat untuk menentukan arah pembangunan desa dalam beberapa tahun ke depan.

Salah satu desa yang akan melaksanakan pemilihan kepala desa adalah Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara. Pemungutan suara dijadwalkan berlangsung pada 20 September 2026.

Menjelang pelaksanaan Pilkades, seorang warga bernama Evick mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilih secara objektif dengan mempertimbangkan rekam jejak, integritas dan pengalaman para kandidat.

Menurut Evick, kepala desa memiliki peran penting dalam menjalankan roda pemerintahan serta mengelola berbagai program dan anggaran desa. Karena itu, masyarakat perlu memilih figur yang dinilai memiliki kemampuan kepemimpinan dan komitmen terhadap kepentingan warga.

“Memilih kepala desa yang baik dan benar sangat krusial karena kepala desa memiliki tanggung jawab dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Evick.

Ia menilai integritas menjadi salah satu faktor penting yang harus diperhatikan warga. Kepala desa, kata dia, diharapkan mampu mengelola anggaran secara transparan dan mengutamakan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain itu, calon kepala desa juga perlu memiliki kemampuan dalam memberikan pelayanan publik, merancang pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat serta menjaga keamanan dan kerukunan warga.

Evick meminta masyarakat tidak menentukan pilihan hanya berdasarkan hubungan keluarga, kedekatan pribadi maupun janji-janji selama masa kampanye.

Menurutnya, rekam jejak dan program kerja kandidat perlu menjadi bahan pertimbangan sebelum warga menentukan pilihan.

“Masyarakat harus melihat rekam jejak, program kerja yang realistis, integritas moral, serta kemampuan kepemimpinan calon,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menolak praktik politik uang dalam pelaksanaan Pilkades.

Menurut Evick, praktik tersebut dapat merusak proses demokrasi dan berpotensi berdampak terhadap kualitas pemerintahan desa ke depan.

Selain menentukan pilihan berdasarkan pertimbangan yang objektif, Evick mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kerukunan setelah proses pemilihan berlangsung.

“Beda pilihan adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Tetapi silaturahmi, gotong royong dan kerukunan antarwarga harus tetap dijaga,” ujarnya.

Ia berharap pelaksanaan Pilkades Karang Satria dapat berlangsung aman, tertib dan demokratis, serta menghasilkan pemimpin yang mampu menjalankan amanah dan membawa kemajuan bagi masyarakat desa.

(Red)

Bagikan: f 𝕏 t

Berita Terbaru