Berita

PTPN IV PalmCo Percepat Sertifikasi Keberlanjutan, Penjualan Produk Premium Naik 148 Persen

7 Oktober 2026 6 jam lalu
Bagikan: f 𝕏 t

JAKARTA, GerbangBerita.com — PTPN IV PalmCo terus memperluas sertifikasi keberlanjutan di wilayah operasionalnya. Hingga Agustus 2026, sebanyak 67 Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dan 124 kebun perusahaan telah memperoleh sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).

Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat tata kelola dan penerapan standar keberlanjutan dalam kegiatan perkebunan serta pengolahan kelapa sawit.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa mengatakan, sertifikasi tidak hanya dipandang sebagai pemenuhan standar, tetapi bagian dari pembenahan sistem kerja perusahaan.

“Kami melihat sertifikasi sebagai bagian dari transformasi tata kelola. Standar yang diterapkan harus menjadi sistem kerja yang nyata, terintegrasi dalam operasional, dan mampu memastikan setiap proses berjalan secara konsisten, efisien, serta bertanggung jawab,” ujar Jatmiko.

Selain RSPO, PalmCo juga menerapkan sejumlah standar manajemen. Hingga Agustus 2026, ISO 9001 tentang sistem manajemen mutu telah diterapkan pada 176 unit, ISO 14001 tentang sistem manajemen lingkungan pada 143 unit, dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada 191 unit.

Sementara ISO 22000 tentang sistem manajemen keamanan pangan telah diterapkan pada tiga unit dan ISO 37001 tentang sistem manajemen anti penyuapan pada delapan unit.

Direktur Strategi dan Sustainability PTPN IV PalmCo Ugun Untaryo mengatakan, penerapan berbagai standar tersebut juga diarahkan untuk memperkuat prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Menurut dia, salah satu penerapannya dilakukan melalui konsep ekonomi sirkular dengan mengoptimalkan pemanfaatan limbah sawit agar memiliki nilai tambah sekaligus mengurangi dampak lingkungan.

“Penerapan ESG tidak berhenti pada pemenuhan standar, tetapi bagaimana prinsip tersebut terintegrasi dalam proses bisnis,” kata Ugun.

Dari sisi bisnis, PalmCo mencatat penjualan CPO dan PKO dengan Premium Price Produk Sertifikat hingga September 2026 tumbuh 148 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut menjadi salah satu indikator adanya nilai ekonomi dari produk yang memenuhi standar sertifikasi keberlanjutan.

PalmCo menyatakan akan melanjutkan perluasan sertifikasi dan integrasi ESG dalam operasional perusahaan, termasuk melalui peningkatan tata kelola, efisiensi sumber daya, pengelolaan lingkungan, serta pengembangan ekonomi sirkular.

Upaya tersebut diarahkan agar kegiatan perkebunan dan pengolahan kelapa sawit tidak hanya memenuhi standar keberlanjutan, tetapi juga memberikan nilai ekonomi bagi perusahaan serta manfaat bagi masyarakat dan negara.

Reporter: Imam

Bagikan: f 𝕏 t

Berita Terbaru