Berita

Pemuda Muslimin Indonesia : Dukungan untuk KORTASTIPIDKOR Polri Jangan Dicederai

10 Juli 2026 3 minggu lalu
Bagikan: f 𝕏 t

JAKARTA – GerbangBerita.com – Pengurus Besar (PB) Pemuda Muslimin Indonesia meminta agar dukungan publik terhadap Koordinator Staf Tindak Pidana Korupsi (KORTASTIPIDKOR) Polri tidak dicederai oleh lemahnya komitmen maupun kinerja dalam pemberantasan korupsi.

Ketua IV PB Pemuda Muslimin Indonesia, Sani Ritonga, mengatakan dukungan yang diberikan organisasinya merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam memperkuat upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Dukungan ini kami berikan dengan harapan Polri semakin kuat dan profesional dalam menjalankan tugas memberantas tindak pidana korupsi,” kata Sani dalam keterangannya.

Namun, menurutnya, dukungan masyarakat saja belum cukup menjadikan Polri sebagai institusi yang dipercaya penuh dalam perang melawan korupsi. Ia menilai komitmen tersebut harus dibuktikan melalui langkah nyata dan terukur.

Menanggapi konferensi pers Humas Polda Metro Jaya, Sani berharap penyampaian kepada publik ke depan tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga disertai data konkret, target kinerja yang jelas, serta strategi penindakan yang transparan.

“Hal itu penting untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagai institusi penegak hukum, Polri menghadapi tantangan besar dalam membangun kepercayaan masyarakat. Karena itu, dukungan dari berbagai elemen, termasuk Pemuda Muslimin Indonesia, seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat reformasi internal.

Menurut Sani, konsistensi antara komitmen dan tindakan harus diwujudkan, termasuk dengan menindak tegas setiap oknum yang terbukti melanggar hukum maupun kode etik.

Lebih lanjut, ia berharap KORTASTIPIDKOR Polri tidak hanya berfungsi sebagai wadah koordinasi, tetapi mampu menjadi instrumen yang efektif, profesional, dan berintegritas dalam memperkuat pemberantasan korupsi.

“Citra Polri sebagai garda terdepan pemberantasan korupsi akan semakin kuat apabila diikuti tindakan nyata yang dirasakan masyarakat, bukan sekadar narasi komunikasi,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Sani mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung upaya pemberantasan korupsi dengan mendorong Polri menjadi institusi yang semakin transparan, akuntabel, profesional, dan dipercaya publik. (**)

Bagikan: f 𝕏 t

Berita Terbaru