Guru PPPK Paruh Waktu Kalapanunggal Dorong Kepastian Status Kepegawaian
KALAPANUNGGAL, GerbangBerita.com — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Kalapanunggal menggelar silaturahmi dan pembinaan bagi ASN PPPK Paruh Waktu, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Wisma PGRI Kecamatan Kalapanunggal itu merupakan hari kedua rangkaian pembinaan. Forum tersebut juga menjadi ruang bagi para guru untuk menyampaikan aspirasi terkait masa depan status kepegawaian mereka.
Kegiatan dihadiri pengurus PGRI Kecamatan Kalapanunggal, pengawas pendidikan, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), serta ASN PPPK Paruh Waktu jenjang SD dan SMP se-Kecamatan Kalapanunggal.
Dalam kegiatan tersebut, unsur K3S menyampaikan sejumlah informasi kedinasan, termasuk perkembangan usulan terkait perubahan status kepegawaian yang telah disampaikan ke tingkat lebih tinggi.
Sementara itu, Pengawas PAI memberikan penguatan mental dan spiritual kepada para guru. Mereka diingatkan untuk tetap sabar, berdoa dan menjalankan tugas secara profesional sambil mengikuti perkembangan kebijakan terkait PPPK Paruh Waktu.
Ketua PGRI Kecamatan Kalapanunggal menegaskan organisasi akan terus mengawal aspirasi para guru melalui jalur organisasi dan sesuai mekanisme yang berlaku.
“PGRI akan terus mengawal dan memperkuat usulan yang disampaikan melalui jalur organisasi. Harapannya, ada kebijakan yang memberikan rasa keadilan bagi seluruh pegawai, khususnya mereka yang telah lama mengabdi,” ujarnya.
Dalam pembinaan tersebut juga dijelaskan bahwa pemerintah telah memiliki kebijakan mengenai PPPK Paruh Waktu melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Namun, masih diperlukan penguatan kebijakan dan rujukan lainnya terkait aspirasi perubahan status kepegawaian.
Salah satu peserta, Dila Ilahandra, guru SDN Pasir Oa, berharap pemerintah memberikan perhatian terhadap keberlanjutan status PPPK Paruh Waktu, khususnya bagi guru yang telah lama mengabdi.
“Kami berharap pemerintah dapat mengangkat PPPK Paruh Waktu menjadi penuh waktu. Banyak di antara kami yang sudah cukup lama mengabdi sebagai guru. Kami berharap pengabdian tersebut mendapatkan penghargaan melalui kepastian status dan kesejahteraan,” katanya.
PGRI Kecamatan Kalapanunggal berharap para guru tetap fokus menjalankan tugas dan menjaga profesionalitas. Di sisi lain, aspirasi terkait status kepegawaian akan terus disampaikan melalui mekanisme yang berlaku.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang konsolidasi sekaligus memperkuat komunikasi antara guru, organisasi profesi dan unsur pendidikan dalam menghadapi dinamika kepegawaian PPPK Paruh Waktu.
Reporter : Agus Yusuf