Politik

Golkar Targetkan 2 Juta Kader Muda, 113 Peserta Diklatda AMPG Jatim Dinyatakan Lulus

7 September 2026 4 minggu lalu
Bagikan: f 𝕏 t

SURABAYA, GERBANGBERITA.COM – Partai Golkar terus memperkuat proses regenerasi politik dengan menargetkan rekrutmen 2 juta kader muda melalui Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) hingga ke tingkat daerah.

Di Jawa Timur, sebanyak 130 kader muda dari 38 kabupaten dan kota mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Diklatda) I AMPG yang digelar di Gedung Golkar Jawa Timur, Jalan Ahmad Yani, Surabaya.

Kegiatan yang berlangsung sejak Sabtu (5/9/2026) tersebut resmi ditutup pada Minggu sore (6/9/2026). Dari 130 peserta, sebanyak 113 kader dinyatakan lulus, sementara 17 peserta lainnya tidak lolos berdasarkan hasil penilaian tim.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia Dyah Roro Esti, Ketua Umum PP AMPG Datuk Said Aldi Al Idrus, Sekretaris Jenderal Ubaydillah, Bendahara Umum Muhammad Faqih, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufthi, Sekretaris DPD Golkar Jatim Blegur Prijanggono, serta Ketua PD AMPG Jawa Timur Adiel Muhammad Kanantha.

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengatakan, Diklatda tidak sekadar menjadi forum pelatihan organisasi, tetapi merupakan bagian dari rencana besar Partai Golkar dalam menyiapkan kader muda sebagai penerus kepemimpinan partai.

“Forum ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para pengurus partai, tetapi juga merupakan bagian dari strategi politik Partai Golkar dalam mempersiapkan generasi penerus dalam kepemimpinan,” ujar Said Aldi.

Menurutnya, target rekrutmen 2 juta kader muda merupakan perintah Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

“Kami diperintahkan oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia untuk merekrut 2 juta kader muda melalui AMPG,” katanya.

Jawa Timur menjadi provinsi kedua yang menggelar Diklatda setelah DKI Jakarta.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufthi menegaskan, tantangan kader muda bukan sekadar meneruskan nama besar partai, tetapi juga memastikan proses regenerasi berjalan dengan baik.

Menurut Ali, regenerasi membutuhkan transfer pengetahuan, nilai, karakter, dan keterampilan politik kepada generasi berikutnya.

Ali yang bergabung dengan Partai Golkar sejak 1998 saat berusia 28 tahun meminta kader muda mempersiapkan diri secara sungguh-sungguh agar mampu mengambil tanggung jawab kepemimpinan di masa mendatang.

“Generasi muda perlu berusaha sebaik mungkin sebagai bagian dari semangat Partai Golkar dalam mengembangkan pendidikan kader dan proses regenerasi politik di masa depan,” tegas anggota Komisi V DPR RI dari daerah pemilihan VII Jatim tersebut.

Ali menjelaskan, pendidikan kader diperlukan untuk membentuk pengetahuan dan cara pandang tentang bangsa. Sementara pelatihan dibutuhkan untuk mengembangkan kemampuan kader dalam mengelola organisasi dan menghadapi berbagai perubahan di dunia politik.

Ia juga mengingatkan pentingnya karakter bagi kader ketika nantinya memasuki ruang kekuasaan.

“Kalau memasuki ruang kekuasaan tanpa memiliki nilai, tanpa prinsip, dan tanpa manajemen yang baik, kekuasaan yang seharusnya diabdikan kepada bangsa dan negara justru akan menjadi hal yang sia-sia,” katanya.

Karena itu, kader AMPG diminta menghindari tindakan politik yang tidak penting serta sikap oportunis yang dapat merusak nama baik organisasi.

Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Timur Blegur Prijanggono saat menutup Diklatda pada Minggu sore mengatakan, AMPG memiliki peran penting dalam mendekati pemilih pemula dan Generasi Z.

“Kader AMPG diharapkan bisa memperkuat Partai Golkar di tingkat daerah dan mengajak generasi muda untuk bergabung dengan Golkar pada Pemilu 2029 melalui berbagai kegiatan yang sesuai dengan minat mereka,” kata Blegur.

Dari 130 peserta Diklatda, dua kader dengan nilai terbaik mendapat kesempatan menghadiri pertemuan organisasi kepemudaan di Malaysia bersama kader terbaik AMPG dari seluruh Indonesia.

Blegur juga mengingatkan kader agar tidak menjadikan organisasi sebagai jalan pintas untuk mendapatkan jabatan. Menurutnya, karier politik dibangun melalui proses, pengalaman, dan kerja yang dilakukan secara konsisten.

“Jangan merasa bingung. Nikmati setiap tahapnya, karena semuanya membutuhkan proses bertahap,” katanya.

Blegur menambahkan, Partai Golkar memberikan kesempatan kepada generasi muda dari berbagai latar belakang, mulai dari seni, pendidikan hingga agama.

Namun, peluang tersebut harus diwujudkan melalui kerja nyata dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

Bagi AMPG Jawa Timur, penutupan Diklatda bukan menjadi akhir dari proses pembinaan kader. Sebanyak 113 kader yang dinyatakan lulus kini dituntut membuktikan hasil pelatihan di 38 daerah, memperluas basis anak muda, sekaligus menjawab target Partai Golkar dalam meraih dukungan generasi muda menuju Pemilu 2029.

Reporter : Diky A

Bagikan: f 𝕏 t

Berita Terbaru