Sumatera Utara

Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan, PP GPA Apresiasi Operasi Gabungan

22 Oktober 2026 3 hari lalu
Bagikan: f 𝕏 t

SUMUT, GerbangBerita.com – Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah (PP GPA) mengapresiasi operasi gabungan TNI-Polri dan sejumlah instansi yang menggagalkan dugaan penyelundupan 1 ton ketamin di Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara. 

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan kapal MT Global 108 dan delapan orang yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika internasional.

Operasi itu melibatkan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea Cukai, Polair Baharkam Polri, serta Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI.

Ketua Umum PP GPA, H. Aminullah Siagian, mengatakan pengungkapan tersebut merupakan langkah penting dalam mencegah peredaran zat terlarang yang dapat membahayakan masyarakat, terutama generasi muda.

“PP GPA memberikan apresiasi kepada Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Kristian Parluhutan Siagian beserta seluruh tim gabungan yang terlibat dalam operasi ini,” kata Aminullah di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Menurut Aminullah, penanganan kasus tersebut harus dilanjutkan dengan penyelidikan untuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat. Ia juga meminta aparat menelusuri kemungkinan adanya jaringan yang mengendalikan pengiriman ketamin tersebut.

PP GPA mendesak aparat penegak hukum memproses perkara secara transparan dan menjatuhkan sanksi sesuai ketentuan hukum apabila para tersangka terbukti bersalah. Organisasi itu juga meminta penelusuran terhadap dugaan aliran dana yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan PP GPA, delapan orang yang diamankan terdiri atas tujuh warga negara Indonesia (WNI) dan satu warga negara asing (WNA).

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PP GPA, H. Saibal Putra, meminta seluruh kader, khususnya yang berada di wilayah pesisir Sumatera Utara, ikut meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peredaran narkotika.

Saibal menegaskan, upaya pencegahan harus dilakukan melalui edukasi masyarakat dan kerja sama dengan aparat penegak hukum. Ia menyebut gerakan antinarkoba merupakan bagian dari komitmen organisasi yang tertuang dalam slogan “Dakwah Yes, Narkoba No”.

“Kami menginstruksikan seluruh kader untuk aktif mengedukasi masyarakat, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta bersinergi dengan aparat dalam upaya mencegah peredaran narkoba,” ujar Saibal.

Ia juga mengajak organisasi kepemudaan dan masyarakat untuk berperan aktif dalam pencegahan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika demi melindungi generasi muda.

PP GPA berharap pengungkapan kasus di Pelabuhan Belawan tidak berhenti pada penangkapan para terduga pelaku, tetapi juga mengarah pada pengungkapan jaringan yang lebih luas melalui proses hukum yang transparan dan sesuai peraturan perundang-undangan.

Reporter : Imam

Bagikan: f 𝕏 t

Berita Terbaru