Front Syarikat Islam Dorong Pemuda Terlibat dalam Pengembangan Pariwisata Sukabumi
SUKABUMI, GerbangBerita.com — Front Syarikat Islam Indonesia Kabupaten Sukabumi mendorong pemerintah daerah memperkuat pelibatan generasi muda dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi masyarakat.
Salah satu upaya yang disoroti adalah penerapan Peraturan Daerah Kabupaten Sukabumi Nomor 6 Tahun 2020 tentang Kepemudaan melalui program kolaborasi yang konkret.
Dorongan itu disampaikan dalam audiensi dengan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Dr. H. Ali Iskandar, M.H., di Aula Rapat Wisata Cimelati, Kecamatan Cicurug, Selasa (13/10/2026).
Audiensi tersebut dihadiri Ketua PC Pemuda Muslimin Indonesia Shamtoto, Ketua PD SEMMI Ahmad Nidaudin, serta perwakilan PC SEPMI dan jajaran pengurus organisasi kepemudaan.
Dalam pertemuan itu, sejumlah usulan disampaikan, antara lain pelibatan pemuda, pelajar, dan mahasiswa dalam pengembangan destinasi wisata, peningkatan keterampilan masyarakat, penataan parkir yang tertib dan ramah, serta pengembangan desa wisata sesuai ketentuan yang berlaku.
Front Syarikat Islam Indonesia menilai kebijakan kepemudaan perlu diwujudkan melalui program pemberdayaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan kemitraan dengan organisasi kepemudaan. Dengan demikian, generasi muda memiliki ruang untuk berkontribusi dalam pengembangan potensi wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkolaborasi dengan kalangan pemuda, pelajar, dan mahasiswa dalam mendorong kemajuan sektor pariwisata.
Pembahasan juga mencakup inovasi promosi, penataan kawasan wisata, dan peningkatan kualitas pelayanan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing destinasi wisata serta membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat.
Melalui audiensi ini, Front Syarikat Islam Indonesia Kabupaten Sukabumi berharap komunikasi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan dapat berlanjut dalam bentuk program yang terukur dan berkelanjutan.
Pelaksanaan program tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitar destinasi wisata.
Reporter: Agus Yusuf