Berita

Mahasiswa FKM Unsri Berkontribusi Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat Desa Pulau Muning

28 Juni 2026 1 bulan lalu
Bagikan: f 𝕏 t

Banyuasin, Gerbangberita.com – Mahasiswa Kelompok 21 Program Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sriwijaya (Unsri) melaksanakan serangkaian program edukasi kesehatan berbasis interaktif di Desa Pulau Muning, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat serta mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Program yang berlangsung selama masa PBL tersebut menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari siswa sekolah dasar, ibu balita, hingga masyarakat umum. Seluruh kegiatan disusun berdasarkan hasil identifikasi permasalahan kesehatan yang dilakukan mahasiswa selama berada di desa tersebut.

Dari hasil pengamatan lapangan, mahasiswa menemukan sejumlah persoalan yang berkaitan dengan kesehatan lingkungan, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta pemenuhan gizi masyarakat. Berdasarkan temuan tersebut, mahasiswa merancang sejumlah program edukasi yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dengan pendekatan yang lebih interaktif sehingga materi lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu program yang dilaksanakan adalah “LAWAN NYAMUK” pada Sabtu, 13 Juni 2026. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mengedukasi siswa sekolah dasar mengenai pencegahan penyakit yang ditularkan nyamuk melalui penerapan gerakan 3M Plus. Edukasi dilanjutkan dengan praktik pembuatan perangkap nyamuk sederhana. Selain menyasar anak-anak, sosialisasi juga dilakukan secara door to door kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah berkembangnya nyamuk penyebab penyakit.

Upaya meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat juga dilakukan melalui program GERTAK x Emo Demo SIKUMAN (Keamanan Pangan Rumah Tangga)” yang digelar pada Selasa, 16 Juni 2026. Program kolaborasi mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat dan Gizi ini memberikan edukasi mengenai pentingnya cuci tangan pakai sabun (CTPS), etika batuk dan bersin, serta keamanan pangan rumah tangga. Materi disampaikan melalui demonstrasi dan praktik langsung agar peserta dapat memahami sekaligus mempraktikkan kebiasaan hidup sehat.

Di bidang gizi, mahasiswa melaksanakan program “GIZI PRIMA” yang ditujukan bagi ibu balita. Kegiatan tersebut meliputi edukasi gizi, konseling, serta demonstrasi pembuatan makanan pendamping ASI (MPASI) berbahan pangan lokal sebagai upaya mendukung pemenuhan gizi anak.

Sementara itu, bagi siswa sekolah dasar, mahasiswa menghadirkan program “SIMAK (Susun Isi Makananku)” pada Rabu, 10 Juni 2026. Melalui permainan edukatif, penyusunan isi piring sehat, dan kuis interaktif, siswa diperkenalkan dengan konsep gizi seimbang secara menyenangkan sehingga lebih mudah dipahami.

Berbagai kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Pulau Muning. Antusiasme warga terlihat dari partisipasi aktif dalam setiap rangkaian kegiatan. Mahasiswa berharap edukasi yang telah diberikan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan dukungan pemerintah desa, kader kesehatan, tenaga pendidik, serta seluruh elemen masyarakat.

Ketua Kelompok 21 PBL FKM Universitas Sriwijaya menyampaikan bahwa program-program tersebut merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus implementasi ilmu yang diperoleh selama perkuliahan.

“Melalui pendekatan edukasi yang interaktif, kami berharap masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga terdorong untuk menerapkan perilaku hidup sehat secara berkelanjutan,” ujarnya.

Selain memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, rangkaian program tersebut juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ketiga tentang kehidupan sehat dan sejahtera, tujuan keempat tentang pendidikan berkualitas, serta tujuan keenam mengenai air bersih dan sanitasi layak.

Melalui Program Pengalaman Belajar Lapangan ini, mahasiswa FKM Universitas Sriwijaya berharap kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan.

Penulis: Farelli Irwanza
Editor: Muhammad Basith

Bagikan: f 𝕏 t

Berita Terbaru