KARSS Aksi di Pemkot Palembang, Soroti Temuan BPK, Rekrutmen PJLP, dan Isu Wawako
PALEMBANG, Gerbangberita.com – Massa yang tergabung dalam Koalisi Aktivis Revolusioner Sumatera Selatan (KARSS) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Palembang, Kamis (25/6/2026).
Dalam aksi tersebut, mereka menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Pemerintah Kota Palembang, mulai dari temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), rekrutmen Pegawai Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana, hingga meminta klarifikasi atas isu yang menyeret nama Wakil Wali Kota Palembang.
Koordinator aksi, Yayan, mengatakan pihaknya menyoroti temuan BPK Perwakilan Sumatera Selatan terkait realisasi anggaran perjalanan dinas Pemerintah Kota Palembang Tahun Anggaran 2024.
Menurutnya, dalam laporan tersebut terdapat realisasi perjalanan dinas sebesar Rp345.104.993 yang disebut tidak sesuai dengan ketentuan maupun kondisi sebenarnya.
“Kami meminta Inspektorat Kota Palembang segera menindaklanjuti temuan BPK tersebut melalui audit investigasi dan menyampaikan hasilnya kepada publik sesuai Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” kata Yayan saat berorasi.
Selain itu, KAR SS juga menyoroti proses rekrutmen PJLP di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Palembang Tahun 2026. Massa menilai proses rekrutmen tersebut diduga belum dilakukan secara terbuka.
Mereka meminta Pemerintah Kota Palembang mengaudit proses rekrutmen, membuka informasi mengenai jumlah kuota, mekanisme seleksi, sistem penilaian, serta alasan peserta dinyatakan lulus maupun tidak lulus.
“Kami meminta proses rekrutmen dievaluasi apabila ditemukan pelanggaran terhadap aturan yang berlaku,” ujarnya.
Dalam aksi tersebut, massa juga menyinggung beredarnya video di media sosial yang dikaitkan dengan Wakil Wali Kota Palembang. Atas dasar itu, mereka meminta agar dilakukan pemeriksaan oleh instansi yang berwenang guna memberikan kepastian kepada masyarakat.
Selain itu, massa menilai sejumlah program pemerintah daerah, seperti Kelakar, restorasi 114 anak sungai, dan program Ado Gawe belum berjalan sesuai harapan mereka.
Menutup aksi, Yayan menyatakan KARSS akan terus menyampaikan aspirasi melalui aksi unjuk rasa yang rencananya digelar setiap Kamis.
Aksi disambut oleh perwakilan Pemerintah kota palembang yaitu Bapak Robet , beliau menerima tuntutan massa aksi dan akan ditindaklanjuti
“Kami akan sampaikan ke pak walikota palembang , kami ucapkan terimakasih kepada teman teman dari Koalisi Aktivis Revolusioner sumsel” tutupnya (**)