Berita

Ratu Dewa Apresiasi Pengungkapan Dua Kasus Besar di Palembang: Pelaku Rudapaksa Anak dan Vandalisme Berhasil Diamankan

3 Juni 2026 2 bulan lalu
Bagikan: f 𝕏 t

PALEMBANG, Gerbangberita.com — Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengapresiasi kinerja Polrestabes Palembang yang berhasil mengungkap dua kasus yang menjadi perhatian publik, yakni kasus rudapaksa terhadap anak dan aksi vandalisme di ruang publik dalam waktu relatif singkat.

Apresiasi tersebut disampaikan Ratu Dewa saat menghadiri konferensi pers yang dipimpin Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan di Mapolrestabes Palembang, Rabu (3/6/2026).

Menurut Ratu Dewa, keberhasilan pengungkapan kedua kasus tersebut menunjukkan sinergi yang baik antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban di Kota Palembang.

Dalam kesempatan itu, Kapolrestabes Palembang mengungkapkan bahwa pelaku kasus rudapaksa terhadap seorang anak berhasil diamankan dalam waktu lima hari setelah kejadian dilaporkan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Satreskrim yang telah bekerja maksimal sehingga kasus ini dapat diungkap dalam waktu lima hari. Kami juga berterima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan informasi kepada kepolisian,” ujar Sonny.

Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak guna mencegah terjadinya tindak kejahatan serupa.

“Kami mengimbau agar masyarakat tidak melepaskan pantauan terhadap anak-anak karena peran keluarga dan lingkungan sangat penting dalam memberikan perlindungan,” katanya.

Ratu Dewa mengatakan Pemerintah Kota Palembang memberikan perhatian khusus terhadap korban melalui koordinasi lintas instansi. Ia mengaku telah mengunjungi rumah korban dan bertemu langsung dengan keluarga korban untuk memberikan dukungan moral.

Selain itu, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Palembang telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memberikan pendampingan serta layanan psikologis kepada korban.

“Harapan saya edukasi dan pengawasan terhadap anak terus ditingkatkan agar tidak timbul hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Ratu Dewa.

Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif berkoordinasi dengan pemerintah maupun kepolisian apabila menemukan potensi ancaman terhadap keselamatan anak di lingkungan sekitar.

“Kami mengapresiasi Polrestabes Palembang yang terus bersinergi dan berkolaborasi dalam meminimalisir kasus-kasus seperti ini. Masyarakat juga harus ikut berperan aktif melakukan pengawasan terhadap anak-anak,” tambahnya.

Selain kasus kekerasan seksual terhadap anak, Polrestabes Palembang juga berhasil mengungkap aksi vandalisme yang terjadi di kawasan Jalan A Rivai, Simpang Charitas. Lokasi tersebut sebelumnya digunakan sebagai area perlombaan mural yang diselenggarakan Pemerintah Kota Palembang.

Kapolrestabes Palembang menjelaskan bahwa pelaku melakukan aksi vandalisme karena tidak senang lokasi tersebut dijadikan arena perlombaan mural yang menutupi hasil coretan sebelumnya.

“Motif pelaku karena tidak senang spot tersebut dijadikan ajang perlombaan yang menimpa hasil coretan sebelumnya,” jelas Sonny.

Menanggapi hal itu, Ratu Dewa menegaskan bahwa Pemerintah Kota Palembang mendukung kreativitas generasi muda, namun harus disalurkan melalui cara yang positif dan tidak merusak fasilitas umum maupun ruang publik.

“Kita ingin kreativitas anak muda dapat memperindah dan mempercantik Kota Palembang serta menjadi wadah untuk menyalurkan bakat mereka,” ujarnya.

Menurutnya, vandalisme tidak hanya merusak estetika kota tetapi juga merugikan masyarakat karena merusak fasilitas yang dibangun dan dijaga bersama.

“Saya melihat masih ada vandalisme di berbagai sudut kota. Karena itu kami mengajak seluruh warga Palembang untuk menjaga keindahan kota. Bagi yang memiliki bakat seni dan kreativitas tinggi, kami sudah menyiapkan tempat-tempat tertentu untuk menyalurkan karya mereka, tetapi jangan sampai merusak ruang publik,” tegasnya.

Ratu Dewa turut menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu memberikan informasi kepada aparat kepolisian sehingga kedua kasus tersebut dapat diungkap.

“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Pengawasan harus kita tingkatkan bersama-sama, baik terhadap anak-anak maupun terhadap fasilitas publik yang menjadi milik bersama,” pungkasnya.

Bagikan: f 𝕏 t

Berita Terbaru