Koalisi Pemuda dan Mahasiswa Kritik Rekrutmen Tenaga Ahli DPRD Sumsel, Dinilai Cacat Prosedur
Gerbangberita.com | Palembang – Koalisi Aksi Pemuda dan Mahasiswa Peduli Birokrasi Sumatera Selatan menyoroti proses rekrutmen Tenaga Ahli di DPRD Provinsi Sumatera Selatan yang dinilai tidak dilakukan secara terbuka. Jumat (6/03/2026).
Koalisi tersebut menyebut seleksi Tenaga Ahli yang dilaksanakan pada 2 Maret 2026 tidak diumumkan secara luas kepada publik. Selain itu, mereka juga menilai tidak terdapat penjelasan yang jelas mengenai mekanisme maupun hasil dari proses seleksi tersebut.
Menurut mereka, sebagai lembaga yang menggunakan anggaran daerah, proses rekrutmen seharusnya dilakukan secara transparan, terbuka, dan profesional agar dapat diketahui oleh masyarakat.
Salah satu perwakilan koalisi, Arki, mengatakan pihaknya mempertanyakan keterbukaan proses seleksi tenaga ahli tersebut.
Menurutnya, rekrutmen yang tidak diumumkan secara luas berpotensi menimbulkan dugaan adanya cacat prosedur dalam pelaksanaannya.
“Sebagai lembaga yang menggunakan anggaran daerah, seharusnya proses rekrutmen dilakukan secara terbuka agar publik mengetahui mekanisme dan hasil seleksinya,” ujar Arki.
Ia menambahkan, pihaknya berencana menyampaikan aspirasi melalui aksi unjuk rasa dengan tetap mengacu pada ketentuan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.
Koalisi juga berharap pihak terkait dapat memberikan penjelasan kepada publik terkait mekanisme dan hasil rekrutmen tenaga ahli tersebut guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif daerah.
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Provinsi Sumatera Selatan terkait proses rekrutmen tenaga ahli tersebut.