Koalisi Aktivis Revolusioner Desak Pemeriksaan dan Pencopotan Sejumlah Pejabat Pemkot Palembang
PALEMBANG, Gerbangberita.com – Koalisi Aktivis Revolusioner (KAR) kembali menggelar aksi lanjutan dengan membawa sederet tuntutan yang ditujukan kepada Pemerintah Kota Palembang.
Aksi yang dijadwalkan berlangsung di Kantor Wali Kota Palembang pada Kamis, 25 Juni 2026 itu disebut sebagai bentuk tekanan publik terhadap sejumlah persoalan yang dinilai belum mendapat perhatian serius.
Dalam aksi tersebut, KAR mendesak dilakukannya pemeriksaan terhadap Wakil Wali Kota Palembang serta evaluasi terhadap sejumlah pejabat strategis di lingkungan Pemerintah Kota Palembang.
Nama Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pendidikan, dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran turut menjadi sorotan dalam tuntutan yang akan disampaikan massa.
Tak hanya itu, Koalisi Aktivis Revolusioner (KAR) juga menuntut keterbukaan terkait dugaan aliran anggaran perjalanan dinas senilai Rp146 miliar.
Koordinator Aksi KAR, Yayan Joker, Menurutnya, evaluasi menyeluruh terhadap pejabat yang menjadi sorotan perlu dilakukan demi memastikan pelayanan publik berjalan efektif dan bebas dari praktik yang merugikan masyarakat.
“Kami ingin ada langkah konkret, bukan sekadar janji. Aspirasi masyarakat harus dijawab dengan tindakan nyata,” tegas Yayan. Rabu (24/6/2026) keterangannya pada gerbangberita.com
Sementara itu, Koordinator Lapangan KAR, Reza menegaskan aksi ini lanjutan dari gerakan yang minggu lalu serta menegaskan untuk segera melakukan tindakan terhadap tuntutan aksi.
“Kami akan datang untuk kedua kalinya di pemkot palembang untuk menyampaikan aspirasi serta meminta pemkot untuk segera mengambil tindakan tegas,” ujar Reza.
Catatan Redaksi: Berita ini memuat rencana aksi dan tuntutan yang disampaikan Koalisi Aktivis Revolusioner Kepada Gerbangberita.com dan Seluruh pihak yang disebut dalam tuntutan memiliki hak untuk memberikan tanggapan atau klarifikasi guna memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan.